Selasa, 10 Februari 2015

Pada saat ini jakarta merupakan kota metropolitan yang maju dan berkembang. tetapi tidakbanyak orang yang mengetahui dengan pasti awal mula kota jakarta. Jakarta bermula dari aktivitas perdagangan yang ada dipelabuhan sunda kelapa. Dimana pelabuhan tersebut dikuasai kerajaan hindu padjajaran yang berkuasa pada awal- 14 ( 1522 ) yang pada saat itu kerajaan berada disekitar kali ciliwung. kemudian bangsa-bangsa asing datang kebatavia ( jakarta ) seperti portugis, belanda, cina, arab untuk berdagang dan mencari keuntungan diwilayah batavia. setelah mendiami batavia mereka membangun geraja, gedung pemerintahan, tempat tinggal, masjid yang dapat berpungsi penting dalam kehidupan kita sehari-hari dan bangunan- bangun tersebut dapat kita lihat sampai sekarang. Jika terdapat beraneka ragam kebudayaan yang kemudian berakulturasi dengan kebudayan lain dan menciptakan kebudayaan baru. Seperti kita lihat pada busana tradisional adat betawi merupakan percampuran dari arab dan cina.
Jakarta barat juga terkanal dengan sebutan ‘ Cina Town ‘ atau daerah pecinaa, karena banyak orang keturuan Tiong Hoa bermukim disekitar jakarta barat seperti ‘ Glodok Kota, Jembatan Lima dan lain-lain maka didaerah tersebut terdapat rumah-rumah cina tempo dulu yang mempunyai ciri khas yang unik dan indah. kehidupan sosial dan adat istiadat yang ada pada masyarakat cina masih dapat dipertahankan sampai sekarang dan kita masih bisa melihat berbagai macam atraksi yang berasal dari budaya Cina asli seperti barongsay
selain keturunan Cina banyak juga keturunan Arab yang juga tinggal didaerah jakarta barat. Mayoritas orang ketirunan Arab bermukim didaerah krukut disana kita bisa melihat bangun-bangun mesjid yang indah.
Jakarat merupakan titik temu antar budaya dimana banyak orang datang dari berbagai macam etnis dan budaya dan kemudian membaur dan menciptakan suatu kebudayaan yang unik dan menyenangkan.

Rabu, 25 Februari 2009

Rabu, 19 November 2008

Sabtu, 01 November 2008

Der Historie



RUN......!!!!

berjalan pada pijakan, bersandar pada tumpuan, ada sesuatu yang harus di dapatkan, dari harapan ke pencarian, tusukan luka dari ambisi mereka adalah senyuman buat perjuangan.


sepertinya musim sudah mulai hujan, jalanan sudah mulai licin, setidaknya jaga keseimbangan jangan sampai terjatuh pada pemikiran yang sempit dan penilaian tentang warna hidup yang sempurna, dia mencoba membujuk mereka dengan indah elok esok hari, tapi kebekuan hati mendinginkan suasana, dan prinsif hidupnya.


hanya yang paham arti kebersamaan yang memahami hidup lebih bermakna, aku, kawanku dan mereka, siapa?, mencari cahaya itu dari hati yang membutuhkannya, dari perjalanan yang panjang, dan sungguh-sungguh ada yang hina melupannya " Sejarah arti kebersamaan"

(Max Havellar) sip son.